a

Lorem ipsum dolor sit amet, conse ctetur adip elit, pellentesque turpis.

Yuknabungsaham

12 Tips Investasi Saham Pemula

Belajar saham pemula merupakan langkah pertama yang penting untuk mendapatkan keuntungan maksimal dari berinvestasi saham. Saham adalah instrumen investasi dengan potensi keuntungan terbaik. Bagaimana cara berinvestasi saham? Cara bertransaksi saham? Apakah bisa berinvestasi saham secara online? Berikut 12 tips Belajar Investasi Saham bagi pemula.

Bagaimana caranya bertransaksi jual beli saham untuk para pemula? Bagaimana strategi yang bisa digunakan agar investasi saham tidak mengalami kerugian? Instrumen manakah yang lebih menguntungkan, investasi dalam bentuk obligasi atau investasi dalam bentuk saham?

Hal yang paling sering dialami oleh para pemula dalam berinvestasi saham adalah mengalami kerugian karena kesalahan dalam pemilihan saham yang dibeli. Warren Buffet beranggapan bahwa saham adalah instrument investasi jangka Panjang terbaik. Kurangnya kesabaran sering menjadi alasan mengapa investasi saham menjadi rugi, entah melihat saham yang tiba-tiba melonjak tinggi lalu ikut untuk membeli, atau melihat saham yang turun menjadi merah langsung dijual padahal setelah itu harganya langsung naik Kembali.

Sebelum kita membahas tips belajar investasi, kita mulai pelajari dulu apa yang dimaksud dengan saham.

Pengertian Saham

Saham adalah bukti penyertaan modal seseorang atau badan usaha dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Penyertaan modal yang dilakukan menjadikan seseorang atau pihak tersebut memiliki hak untuk mengklaim pendapatan perusahaan, mengklaim asset perusahaan, serta berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilakukan oleh perseroran terbatas tersebut.

Berinvestasi saham dapat mendatangkan keuntungan bagi para pemilik atau pembeli sahamnya, dalam berupa;

  1. Dividen, yakni pembagian keuntungan perusahaan yang diberikan kepada para pemegang saham.
  2. Capital Gain, yakni selisih harga beli dan harga jual yang diperoleh pemegang saham. Selisih tersebut muncul karena adanya aktivitas perdagangan saham di pasar sekunder.

Harga saham yang ada merupakan kesepakatan antara penjual dan pembeli saham serta berfungsi sebagai indikator jual beli saham di Bursa Efek Indonesia. Informasi harga saham untuk setiap emiten tersedia secara real-time di bursa saham atau dapat diperoleh melalui broker-broker resmi.

12 Tips Investasi Saham

Tips Investasi saham berikut merupakan hasil dari pengalaman, sehingga tidak terlepas dari unsur subyektif yang muncul dari masing-masing investor tergantung dengan pengalamannya masing-masing. Ada beberapa hal yang bisa jadi berbeda antara satu investor dengan investor lainnya.

1. Memahami apakah Investasi Saham

“Apakah investasi saham itu?”

Sebuah pertanyaan ini perlu untuk dijawab oleh pemula saat ingin berinvestasi saham. Kesalahan terbesar yang seringkali muncul dikalangan pemula adalah kurang memahami esensi dari berinvestasi saham. Terburu-buru ingin terjun dan meraih keuntungan secara cepat biasanya akan mengabaikan belajar soal esensi yang sebenarnya dari berinvestasi saham sehingga yang diperoleh bukan keuntungan, melainkan kerugian.

Kesalahan tersebut menjadikan memahami esensi dari berinvestasi saham sangat penting untuk para pemula. Strategi, cara bermain, hingga faktor-faktor lain yang mempengaruhi harga saham sangat tergantung oleh pemahaman investor/calon investor mengenai apa itu berinvestasi saham.

Apakah esensi dari berinvestasi dalam bentuk saham?

Pada dasarnya berinvestasi dalam bentuk saham adalah investasi yang dilakukan ke dalam suatu usaha atau bisnis. Tidak ada perbedaannya ketika kita berinvestasi di usaha makanan ataupun coffee shop dengan patungan bersama teman atau kerabat dekat.

Saham tersebut sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, merupakan bukti kepemilikan atas suatu perusahan. Dengan membeli saham suatu perusahaan, pembeli tersebut berarti menjadi pemilik (pemegang saham) dari perusahaan yang dibelinya dan mempercayakan pengelolaan perusahaan kepada managemen professional yang bisa mengelola bisnis tersebut untuk meningkatkan nilai dari perusahaan.

saham

Pemahaman kegiatan berinvestasi saham seperti di atas akan mempengaruhi cara seseorang investor dalam berinvestasi. Pemahaman tersebut akan membantu investor dalam bersikap tenang ketika harga saham anjlok secara drastic walaupun kinerja perusahaan yang baik, serta berani untuk melakukan aksi borong saham ketika harga sedang murah dengan kinerja perusahaan yang juga baik.

2. Mencontek Produk Reksadana

Bagi seorang pemula, salah satu cara paling mudah yang dapat digunakan dalam melakukan pemilihan saham yang akan dibeli adalah dengan cara mengintip saham yang dipegang oleh Manajer Investasi yang mengelola Produk Reksadana Saham karena Manajer Investasi diwajibkan untuk menyampaikan portfolio Top 10 Saham yang dipegang di Reksadana Saham. Daftar Top 10 saham tersebut dapat dilihat dalam laporan bulanan Reksadana Saham.

investasi saham

Laporan bulanan Reksadana Saham tersebut dapat diperoleh melalui situs manajer investasi atau agen penjualan reksadana online, silahkan dipilih terlebih dahulu Reksadana saham yang ingin dilihat koleksi Top 10 Sahamnya. Daftar Top 10 saham tersebut dapat dilihat pada bagian statistik ataupun kinerja bulanan. Untuk para pemula, bisa menggunakan saham-saham yang diinvestasikan dalam produk Reksadana Saham tersebut.

3. Pilih Saham Kategori Blue-Chip

Apa pilihan saham yang bagus untuk berinvestasi dalam jangka Panjang? Apakah pilihan saham yang cocok untuk para pemula? Disarankan untuk para pemula dimulai dengan fokus kepada saham-saham blue chip. Apakah saham blue chip tersebut? Saham blue chip merupakan saham dari perusahaan dengan kualitas terbaik yang dijual dalam bursa saham. Jenis saham ini dianggap paling aman dan memiliki kestabilitas keuntungan yang baik.

Saham

Untuk mudahnya dapat dilihat saham-saham yang termasuk dalam kategori saham LQ45, diantaranya terdapat Indofood (INDF dan ICBP), Astra (ASII), Bank Mandiri (BMRI), Bank BCA (BBCA), Bank BRI (BBRI), ataupun Unilever (UNVR). Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut;

  • Bank BCA (BBCA)merupakan bank swasta terbaik di Indonesia dengan jaringan ATM terbesar, jumlah nasabah yang tinggi dan hal terpenting adalah Bank BCA dapat menghasilkan profit  yang besar untuk pemegang saham.
  • Unilever Indonesia (UNVR)merupakan perusahaan consumer goods yang terbaik di Indonesia dengan berbagai macam merk produk rumah tangga sehari-hari yang tidak sulit untuk dijumpai di masyarakat. Kinerja keuangan dari UNVR merupakan salah satu yang terbaik di bursa serta kemampuan perusahaan dalam mencetak laba secara konsisten.
  • Bank BRI (kode BBRI)adalah bank dengan laba terbesar di Indonesia. Dengan usia perusahaan lebih dari 100 tahun, Bank BRI punya kemampuan dan pengalaman di kredit mikro dan UMKM, yang boleh dikatakan tanpa pesaing saat ini karena semua pesaing yang dulu pernah masuk ke sektor mikro dan UMKM sekarang sudah banyak yang mundur mengakui kepiawaian dan dominasi BRI di sektor ini.

ketiga saham blue-chip tersebut dapat dijadikan sebagai pilihan saham yang layak untuk dipertimbangkan bagi para yang baru pertama kali belajar serta melakuakn investasi dalam bentuk saham. Tidak ada definisi yang benar-benar resmi mengenai saham blue-chip, tetapi secara umum dapat dilihat saham-saham yang memiliki nilai kapitalisasi pasar yang besar serta selalu ramai untuk diperdagangkan setiap harinya di bursa.

4. Diversifikasi Investasi

Saham sebagai salah satu instrument investasi tidak lepas dari adanya risiko yang melekat, risiko tersebut juga tidak kecil apabila investor tidak berhati-hati. Bagaimana mengelola risiko yang muncul dalam investasi saham untuk para pemula yang baru belajar berinvestasi saham?

Salah satu caranya yang terpenting adalah tidak melakukan pembelian hanya satu jenis saham, atau “Don’t put all your eggs in one basket”. Lakukan diversifikasi investasi, jangan pernah menempatkan semua uang dalam investasi saham. Diversifikasi investasi memungkinkan para investor terhindar dari kepanikan ketika adanya krisis yang terjadi dalam pasar saham sehingga investor bisa bertahan karena adanya simpanan dalam instrument lainnya yang aman dari krisis.

Financial advisors mengingatkan pentingnya untuk memiliki Dana Darurat sebagai instrumen cadangan, salah satunya untuk mengantisipasi ketika terjadi goncangan dalam ekonomi. Oleh sebab itu, sisihkan Sebagian uang ke dalam Dana Darurat.

Diversifikasi memang menjadikan berkurangnya potensi return karena uang yang ditempatkan dalam instrument saham lebih sedikit serta penempatan dana darurat dalam instrument yang memiliki return lebih rendah. Tetapi dengan adanya diversifikasi, investasi dana terbagi menjadi penempatan pada instrument dengan return yang tinggi serta risiko tinggi, serta instrument yang returnnya rendah dengan risiko lebih rendah.

 

5. Berinvestasi dalam Jangka Panjang

Berinvenstasi dalam jangka Panjang bukanlah hal yang mudah bagi investor, terlebih investor yang baru saja memulai kegiatan investasi. Dorongan untuk meraih keuntungan lebih cepat, menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi, selalu muncul membayangi. Sebagai seorang manusia, memang sewajarnya ada keinginan dana yang di investasikan menghasilkan keuntungan semakin besar dan semakin cepat.

Mengapa investasi dalam bentuk saham harus dalam jangka Panjang? Hal ini disebabkan oleh investasi dalam saham berarti investor berinvestasi dalam suatu bisnis. Untuk meraih hasil yang diinginkan dan bisnis berkembang dari keadaan sebelumnya, tentu membutuhkan proses serta waktu. Apakah hal-hal tersebut bisa diraih dalam rentang waktu mingguan atau bahkan harian? Paling tidak rentang waktu tahunan diperlukan untuk melihat perkembangan serta pertumbuhan sebuah bisnis.

Demikian halnya dengan saham, tentu dibutuhkan waktu agar dana yang diinvestasikan bisa ikut tumbuh dan berkembang seiring dengan pertumbuhan bisnis.

6. Hati-hati dengan Trading Saham Online

Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, iming-iming meraih keuntungan yang besar dan cepat selalu menjadi ketertarikan sendiri bagi investor pemula. Salah satu cara yang sering muncul adalah dengan melakukan trading saham.

Apakah trading saham itu?

Trading saham adalah aksi jual beli saham yang dilakukan dalam waktu jangka pendek seperti harian, mingguan, ataupun transaksi yang dilakukan dalam 1 hari. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan transaksi day trading:

  1. Kegiatan trading saham membutuhkan lebih banyak waktu dan tenaga karena melakukan pemantauan pergerakan harga secara terus menerus. Berbeda halnya dengan Teknik fundamental yang menyerahkan pengelolaan perusahaan ke manajemen professional dan memberikan jangka selama waktu tertentu, baik dalam periode semester ataupun tahunan. Dalam day trading, pemantauan dilakukan setiap menitnya dengan mengharapkan adanya kenaikan nilai perusahaan dalam jangka waktu menit tersebut.
  2. Trading saham mengambil keuntungan dari fluktuasi pergerakan harga saham yang terjadi setiap harinya, sementara kinerja sebuah bisnis ataupun usaha (yang merefleksikan pergerakan harga saham) membutuhkan waktu lebih dari jangka harian bahkan bulanan untuk meningkatkan valuasinya. Tidak masuk akal apabila mengharapkan nilai bisnis berubah dalam hitungan hari ataupun mingguan, bahkan dalam satu harinya. Tetapi hal ini yang menjadi incaran orang-orang yang melakukan trading saham.
  3. Dasar dari trading adalah melakukan market-timing yang pas, berupaya menentukan kapan harga yang paling murah untuk membeli dan menentukan kapan harga paling mahal untuk menjual. Penentuan market-timing ini adalah hal yang tidak mudah karena dipengaruhi oleh banyak faktor yang saling berhubungan satu sama lain.

7. Beli harga saham ketika turun

Hal yang paling membuat frustasi adalah ketika harga saham yang sudah dibeli itu turun dan melihat nilai uang yang terkandung didalamnya juga ikut menurun. Pergerakan harga di saham bisa sangat berfluktuasi 1-2% perharinya. Dalam situasi harga yang turun itu, nyali seorang investor benar-benar diuji karena menentukan apakah tetap untuk bertahan ataupun menyerah dan menjual saham tersebut.

fluktuasi harga saham

Ketika pertama kali melakukan investasi saham, penurunan harga memang merupakan hal yang bisa membuat frusatasi. Namun, ada beberapa catatan positif yang bisa mengubah perspektif dari penurunan harga, yakni;

  1. Pasar yang bearish atau turun, merupakan kesempatan yang sangat baik untuk membeli saham yang baik dengan harga yang miring. Seorang investor harus yakin bahwa saham yang dibeli adalah saham yang memiliki kinerja dan keuangan yang baik. Selain itu, selalu membekali diri untuk memantau serta mengidentifikasi mana saham dengan kinerja yang solid dan tumbuh bisnisnya, sehingga ketika harga pasar saham anjlok, target perusahaan yang akan dibeli sudah ada ditangan.
  2. Penurunan harga saham sedalam apapun, pasti akan Kembali ke harga normalnya atau bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan level harga sebelumnya. Jika melihat harga saham saat periode krisis tahun 1998 dan 2008, harga-harga saham yang runtuh tersebut akan Kembali ke harga semula dalam waktu paling lama 2 tahun setelah krisis, bahkan dalam waktu yang singkat dapat mencapai harga yang lebih tinggi dari harga tertinggi sebelum krisis. Sebagai contoh, IHSG pada tahun 2007 ke 2008 turun hingga hampir 50% namun dalam periode 2008 ke 2009, harga Kembali naik hinga 80%. Tentu hal tersebut merupakan hal tersedih bagi investor yang menjual saham-sahamnya pada saat krisis karena dalam kurun waktu 1 tahun sudah melonjak tajam.

Strategi untuk membeli saham saham murah akan berhasil apabila berinvestasi dalam jangka waktu Panjang karena tidak bermasalah dengan fluktuasi dalam jangka pendek, seerta mengetahui saham perusahaan yang memiliki fundamental yang kuat dan baik sehingga walaupun krisis menerpa, perusahaan tetap solid dan keluar sebagai pemenang.

8. Santai dan menikmati investasi saham

Rasa frustasi atau stress berpotensi untuk muncul apabila setiap hari seorang investor mengecek pergerakan harga sahamnya, sehingga berinvestasi saham menjadi suatu hal yang tidak bisa dinikmati. Rasa tegang yang muncul serta terbuangnya waktu dan tenaga menjadi penghalang bagi pekerjaan lain yang harus diselesaikan.

Bagaimana caranya menikmati investasi saham? Saham adalah jenis investasi yang jika dilakukan dengan cara yang benar, maka akan memberikan kebebasan finansial. Seorang investor dapat tetap bisa bekerja dan mempercayakan investasi kita dijalankan oleh para manajemen yang professional. Manajemen yang professional dan mengelola perusahaan dengan baik mampu meningkatkan kinerja dan nilai perusahaan yang nantinya akan mencerminkan harga dari saham perusahaan tersebut.

mental investor

Hal yang harus dilakukan secara rutin adalah membaca dan melakukan riset atas kinerja perusahaan tersebut. Menganalisa laporan keuangan, menelisik laporan riset yang rutin disediakan broker sekuritas serta mengikuti diskusi-diskusi yang ada dalam forum saham.

9. Mencari informasi yang valid

Pengambilan keputusan dalam berinvestasi saham yang tak lepas dari sebuah risiko, tentunya harus didasari oleh informasi yang benar. Seorang investor harus memperhatikan sumber informasi tersebut. Kebanyakan orang tidak merujuk pada informasi yang valid, alias membeli saham karena adanya rumor dan menjual saham karena kata orang lain bahwa saham tersebut jelek.

Untuk menghindari hal tersebut, para investor bisa mendapatkan informasi yang valid dan bisa dipertanggungjawabkan secara gratis. Bursa Efek Indonesia selaku pengelola bursa membuka akses informasi perusahaan terbuka secara gratis kepada public, bahkan untuk semua kalangan, termasuk orang-orang yang belum menjadi pemegang saham/seorang investor. Informasi tersebut diteruskan dari perusahaan terbuka yang memang diwajibkan untuk menyampaikan laporan keuangannya kepada pengelola bursa atau BEI.

Adapun dalam belajar investasi saham, ada beberapa informasi yang digunakan sebagai dasar Analisa saham, yakni:

  1. Laporan Keuangan perusahaan yang wajib disampaikan oleh perusahaan pada setiap kuartal, pertengahan tahun, serta akhir tahun. Laporan ini berisikan kondisi keuangan perusahaan sehingga penting sekali untuk dibaca dalam rangka mengevaluasi kinerja perusahaan.
  2. Laporan Tahunan perusahaan yang disampaikan oleh perusahaan pada akhir tahun, berisikan kajian komprehensif mengenai prospek, bisnis, keuangan, serta manajemen perusahaan.
  3. Corporate Action, yakni laporan mengenai aksi korporasi yang dilakukan oleh perusahaan. Aksi ini dapat mempengaruhi harga saham yang diperdagangkan.
  4. Public Expose, yakni presentasi yang dilakukan oleh perusahaan mengenai perkembangan kinerja perusahaan. Bahan presentasi tersebut dapat diakses oleh khalayak umum.

Informasi-informasi yang valid mengenai saham tersebut, dapat diperoleh secara gratis dengan cara sebagai berikut;

  1. Buka situs BEI pada alamat https://www.idx.co.id/. Pada bagian kanan atas situs, bisa dilihat link untuk mendapatkan Laporan Keuangan Perusahaan Tercatat, Pengumuman, Prospektus Perusahaan Tercatat, dan lain – lain.
  2. Untuk mendapatkan laporan keuangan dari perusahaan, pilihlah menu “Laporan Keuangan Perusahaan Tercatat”, nantinya akan muncul page berisikan jenis laporan, kode saham, Tahun dan periode laporan.
  3. Sebagai contoh, apabila ingin mengunduh Laporan Keuangan Bank BRI Kuartal 1 2020, maka ketiklah kode saham Bank BRI (BBRI) pada kolom kode dan pilih tahun serta periode yang diinginkan

Selain menggunakan informasi yang valid serta terpercaya, hal lain yang juga cukup penting adalah mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham atau RUPS. Sebagai kewajiban perusahaan terbuka, RUPS seminimalnya dilakukan setahun sekali dengan mengundang para pemegang saham. RUPS menjadi sarana untuk mengetahui dan bertemu secara langsung dengan manajemen, direksi, serta para pihak yang mengelola perusahaan tersebut. Secara tidak langsung, seorang investor menitipkan pengelolaan perusahaan pada direksi yang bekerja dan harga saham ke depannya akan berpengaruh pada kinerja dan hasil kebijakan yang dilakukan oleh para direksi.

Apabila manajemen mengelola dengan baik, harga saham akan semakin meningkat dan sebaliknya apabila manajemen mengelolanya dengan buruk, harga saham akan semakin turun. Untuk mengetahui jadwal RUPS, biasanya broker sekuritas menyediakan informasinya. Selain itu, media informasi seperti koran dan majalah pun sering ditemui pengumuman RUPS yang akan diadakan.

10. Memulai dari sedikit uang

Dalam memulai berinvestasi saham, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan;

  1. Pelajarilah investasi saham secara online karena lebih murah dan mudah. Mengenai pembukaan rekening investasi, saat ini tersedia broker/sekuritas yang melayani pembukaan rekening secara online ataupun berkirim berkas via pos sehingga tidak diperlukan lagi datang ke kantor cabang sekuritas terdekat untuk membuka rekening investasi.
  2. Mulailah dari sedikit uang, karena ketentuan minimum untuk transaksi adalah 1 lot (100 lembar). Banyak saham perusahaan yang sangat terjangkau dari Rp 50 perlembar hingga puluhan ribu perlembarnya alias dimulai dari modal 5 ribu rupiah sudah bisa menjadi pemegang saham.
  3. Pilihlah saham yang akan dibeli dengan pertimbangan-pertimbangan yang memang dapat dipertanggungjawabkan, jangan pernah membeli karena ikut-ikutan orang lain atau spekulasi. Do your own research!
  4. Buatlah rencana menabung saham dengan menetapkan budget investasi saham setiap bulannya, usahakan konsistensi melakukan pembelian.
Gerakan Yuk Nabung Saham

Baru–baru ini, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) atau Indonesia Stock Exchange (IDX) sedang mengkampanyekan Gerakan “Yuk Nabung Saham” yakni ajakan kepada masyarakat untuk menjadi seorang investor dan berinvestasi di pasar modal secara rutin dan berkala.

saham

Tujuan dari program Yuk Nabung Saham adalah meningkatkan awareness masyarakat terhadap pasar modal Indonesia dan meningkatkan rasa ketertarikan masyarakat dalam berinvestasi dengan mekanisme Menabung. Selain itu merubah kebiasaan masyarakat Indonesia yang awalnya menabung menjadi berinvestasi. Cara untuk mengikuti program tersebut adalah sebagai berikut;

  1. Membuka rekening efek di perusahaan sekuritas
  2. Menentukan nominal dana yang ingin disisihkan dan tentukan saham yang ingin ditabung.
  3. Menyetorkan dana tersebut secara rutin
  4. Melakukan pembelian saham secara rutin

11. Belajar Investasi Saham Secara Gratis

Saat ini mempelari investasi saham dapat dilakukan secara gratis, baik offline ataupun online. Dari IDX menyelenggarakan program Sekolah Pasar Modal yang sudah berjalan dalam beberapa tahun terakhir, dan diperuntukkan untuk calon investor yang ingin mengetahui seluk beluk Pasar Modal lebih jauh. Biasanya pengajar Sekolah Pasar Modal di isi oleh para praktisi dan ahli di bidang pasar modal. Selain itu, beberapa broker/sekuritas juga sering mengadakan kelas mempelajari investasi saham dan gratis dengan menggunakan platform yang mereka sediakan, seringkali mereka juga menyediakan modul-modul yang bisa dipelajari.

12. Saham Online

Saat ini transaksi saham sudah dilakukan secara online, tidak seperti dahulu yang dilakukan secara manual dengan cara harus datang ke kantor cabang broker. Transaksi sudah bisa dilakukan secara online via laptop, atau bahkan lewat aplikasi yang diinstall dalam telpon genggam. Hal ini tentu mempermudah masyarakat untuk melakukan transaksi.

Memulai berinvestasi Saham

Secara umum, alur proses pembukaan rekening saham di broker/sekuritas adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi Fomulir pembukaan Rekening saham
  2. Mengisi formulir pembukaan Rekening Dana Nasabah di Bank
  3. Menyiapkan Identitas pribadi seperti KTP
  4. Menyiapkan NPWP (Bagi yang belum memiliki, bisa menggunakan surat pernyataan)

Pertanyaan yang sering muncul terkait investasi saham;

Apa sih yang dimaksud dengan Saham?

Saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan, dengan memiliki saham, seorang investor memiliki hak klaim atas penghasilan dan kekayaan perseroan. Sebutan untuk perusahaan yang sahamnya dapat ditransaksikan pada Bursa Efek Indonesia, disebut Perusahaan Tercatat. Saham sendiri merupakan salah satu produk pasar modal yang menjadi salah satu instrumen investasi dalam jangka panjang. Dengan membeli saham suatu perusahaan, maka seorang investor secara otomatis menjadi pemilik perusahaan tersebut.

Apa artinya 1 Lot Saham ?

Lot merupakan satuan pembelian dalam sebuah transaksi saham. 1 Lot terdiri dari 100 lembar saham

Apa keuntungan membeli saham ?

Dengan membeli sebuah saham, terdapat dua keuntungan utama yang dapat diperoleh seorang investor, yakni mendapatkan capital gain alias keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual sebuah saham serta mendapat dividen atau pembagian keuntungan perusahaan untuk para pemegang saham.

Apa risiko berinvestasi saham?

Risiko dalam berinvestasi saham ada 2, yakni kerugian atas penurunan harga (capital loss) atau risiko likuidasi atau ketika perusahaan bangkrut.

Bagaimana cara transaksi jual-beli saham?

Dalam melakukan pembelian saham sebuah perusahaan, seorang investor harus menyiapkan dana sesuai harga saham dan membayar biaya transaksi untuk perusahaan sekuritas (fee broker). Sedangkan dalam melakukan penjualan saham, total dana yang diperoleh oleh seorang investor adalah nilai sesuai harga jual saham dikurangi biaya transaksi dan PPh.

Berapakah biaya transaksi saham?

Biaya transaksi jual-beli saham berbeda-beda karena tergantung kebijakan setiap perusahaan sekuritas, namun pada umumnya berkisar antara 0,2—0,3% dari nilai transaksi pembelian saham (termasuk PPN) dan ditambah PPh 0.1% khusus untuk transaksi penjualan saham.

Bagaimana cara memulai investasi saham ?

Berinvestasi saham dapat dimulai dengan membuka rekening efek di perusahaan sekuritas dengan menyimpan sejumlah dana. Lalu, tentukan nominal dana yang ingin disisihkan dan tentukan saham yang ingin dibeli.

Apa syarat pembukaan Rekening Efek di perusahaan Sekuritas?

Secara umum, dokumen persyaratan pembukaan rekening efek adalah sebagai berikut:

  1. Fotokopi KTP
  2. Fotokopi NPWP (jika ada)
  3. Fotokopi halaman depan buku tabungan
Apa itu Perusahaan Sekuritas?

Perusahaan Sekuritas atau perusahaan efek merupakan perusahaan yang telah mendapat izin usaha dan pengoperasiannya diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dalam melakukan kegiatan sebagai perantara perdagangan efek (broker).

Apa perlindungan untuk para investor di BEI?

Pemerintah melindungi para investor dengan membentuk Dana Perlindungan Pemodal yang diampu oleh Indonesia Securities Investor Protection Fund (SIPF). SIPF dalam operasinya selalu diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berapa pajak transaksi penjualan saham?

Setiap transaksi penjualan saham dikenakan pajak sebesar 0,1% dari nilai bruto transaksi penjualan saham oleh pemerintah.

Apakah yang dimaksud dengan pajak deviden?

Pajak dividen dikenakan oleh pemerintah sebesar 10% dari penghasilan bruto

Bagaimana mekanisme perdagangan saham itu?

Pelaksanaan perdagangan Efek di Bursa diakukan dengan menggunakan fasilitas JATS NEXT-G atau Jakarta Automated Transaction System. Perdagangan Efek yang terjadi pada Bursa hanya dapat dilakukan oleh Anggota Bursa (AB) yang juga menjadi anggota kliring KPEI. Anggota Bursa Efek bertanggung jawab terhadap seluruh transaksi yang dilakukan di dalam Bursa, baik untuk kepentingan sendiri maupun untuk kepentingan nasabah.

Kesimpulan

Investasi saham adalah instrumen investasi dengan potensi keuntungan terbaik, hal tersebut sudah terbukti di berbagai pasar saham di seluruh dunia. Dengan berinvestasi saham, Seorang Investor bisa menjadi pemilik usaha yang dijalankan oleh manajemen professional serta menjadikan uang bekerja untuk Anda.

Namun, persepsi masyarakat secara umum masih belum mengerti mengenai investasi saham secara riil. Dari kalangan yang berpendapat bahwa transaksi saham merupakan sebuah spekulasi, sama dengan judi, sampai yang rugi berdarah-darah akibat berinvestasi saham tanpa mempelajari saham dengan benar.

Semoga bermanfaat

Post a Comment

User Registration

Reset Password